Tiga Sentuhan yang Mengubah Hidup

(Renungan Jumat, 26 Juni 2026 – Mat 8:1-4)

Ada satu hal yang menarik dalam Injil hari ini. Orang kusta itu datang kepada Yesus dan berkata:

“Tuan, jika Tuan mau, Tuan dapat mentahirkan aku.”

Lalu Yesus melakukan sesuatu yang tidak biasa. Ia menjamah orang itu.

Mengapa ini istimewa? Karena pada zaman itu, orang kusta dijauhi. Tidak ada yang mau mendekat, apalagi menyentuh mereka.

Dari sini kita menemukan tiga sentuhan yang mengubah hidup.

1. Sentuhan Iman

Orang kusta itu berani datang kepada Yesus. Ia tidak berkata, “Tuhan, Engkau pasti menyembuhkan aku.” Ia berkata, “Jika Engkau mau.”

Ia percaya pada kuasa Tuhan, sekaligus menyerahkan dirinya pada kehendak Tuhan.

2. Sentuhan Belas Kasih

Yesus tidak hanya berbicara. Ia menyentuh.

Kadang yang dibutuhkan seseorang bukan nasihat panjang, tetapi perhatian sederhana: sapaan, senyuman, pesan singkat, atau kesediaan mendengarkan.

Belas kasih selalu dimulai dari keberanian untuk mendekat.

3. Sentuhan Tindakan

Setelah sembuh, orang itu diminta pergi menunjukkan dirinya kepada imam.

Artinya, rahmat Tuhan tidak berhenti pada perasaan syukur. Rahmat harus dilanjutkan dengan langkah nyata.

Maka, hari ini kita diajak bertanya:

Siapa yang membutuhkan sentuhan iman kita? Siapa yang membutuhkan sentuhan belas kasih kita? Dan tindakan baik apa yang akan kita lakukan hari ini?

Karena sering kali hidup seseorang berubah bukan oleh hal-hal besar, melainkan oleh satu sentuhan kecil yang lahir dari kasih.

RP. Stepanus Sigit Pranoto, SCJ
RP. Stepanus Sigit Pranoto, SCJ
Articles: 15