RENUNGAN HARI INI

Kekuatan Doa yang Sederhana

(Renungan Kamis, 18 Juni 2026 – Sir 48:1-14; Mat 6:7-15)

Dalam bacaan pertama, Nabi Elia digambarkan sebagai pribadi yang luar biasa. Dengan kuasa Tuhan, ia melakukan banyak mukjizat dan membawa bangsa Israel kembali kepada Allah. Namun di balik semua itu, kekuatan Elia bukan pertama-tama terletak pada dirinya, melainkan pada hubungannya yang dekat dengan Tuhan.

Karena itu, dalam Injil hari ini, Yesus mengajarkan bahwa doa tidak perlu dipenuhi dengan banyak kata. Allah bukan terkesan oleh panjangnya doa, melainkan oleh ketulusan hati yang berdoa. Bahkan sebelum kita meminta, Bapa sudah mengetahui apa yang kita perlukan.

Sering kali kita berpikir bahwa doa yang baik harus panjang dan indah. Padahal yang terutama adalah hati yang sungguh hadir di hadapan Tuhan. Doa Bapa Kami yang diajarkan Yesus justru sangat sederhana, tetapi mencakup seluruh kebutuhan hidup manusia: memuliakan Allah, memohon rezeki, meminta pengampunan, dan memohon kekuatan menghadapi pencobaan.

Hari ini, Yesus mengingatkan kita bahwa doa bukan soal banyaknya kata, melainkan kedekatan dengan Bapa. Sebab doa yang sederhana, tetapi lahir dari hati yang percaya, sering kali lebih berdaya daripada seribu kata yang diucapkan tanpa cinta.

RP. Stepanus Sigit Pranoto, SCJ
RP. Stepanus Sigit Pranoto, SCJ
Articles: 6