RP. Stepanus Sigit Pranoto, SCJ

RP. Stepanus Sigit Pranoto, SCJ

Belas Kasih di Atas Formalitas

Belas Kasih di Atas Formalitas (Renungan Jum’at, 17 Juli 2026 – Matius 12:1-8) Tidak jarang kita lebih mudah melihat kesalahan daripada memahami keadaan seseorang. Itulah yang dilakukan orang-orang Farisi dalam Injil hari ini. Ketika melihat para murid memetik bulir gandum…

Datanglah kepada-Ku

Datanglah kepada-Ku (Renungan Kamis, 16 Juli 2026 – Matius 11:28-30) Ada kalanya tubuh kita masih mampu bekerja, tetapi hati sudah merasa lelah. Bukan karena pekerjaan yang terlalu banyak, melainkan karena beban hidup yang terus bertambah: persoalan keluarga, kesehatan, ekonomi, relasi,…

Hati yang Terbuka untuk Tuhan

Hati yang Terbuka untuk Tuhan (Renungan Rabu, 15 Juli 2026 – Matius 11:25-27) Sering kali kita menganggap bahwa semakin banyak pengetahuan yang dimiliki seseorang, semakin mudah pula ia mengenal Tuhan. Namun Injil hari ini justru mengajarkan sesuatu yang berbeda. Yesus…

Ketika Hati Tidak Berubah

Ketika Hati Tidak Berubah (Renungan Selasa, 14 Juli 2026 – Matius 11:20-24) Mengapa Yesus menegur kota-kota seperti Korazim dan Betsaida? Bukankah mereka telah melihat begitu banyak mukjizat? Justru di situlah letak persoalannya. Mereka telah menyaksikan karya-karya Allah, tetapi tidak membiarkan…

Memilih Kristus dengan Sepenuh Hati

Memilih Kristus dengan Sepenuh Hati (Renungan Senin, 13 Juli 2026 – Matius 10:34-11:1) Sekilas, sabda Yesus dalam Injil hari ini terasa mengganggu: “Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang.” Kalimat ini tampaknya bertentangan dengan Yesus yang dikenal sebagai Pembawa…

Menjadi Tanah yang Subur

Menjadi Tanah yang Subur (Renungan Minggu, 12 Juli 2026 – Matius 13:1-23) Mengapa orang yang mendengarkan bacaan Injil yang sama dapat memberikan tanggapan yang berbeda? Ada yang tersentuh dan berubah, ada yang hanya mendengar lalu melupakannya, bahkan ada yang merasa…